Berbicara (lagi)

Sudah lama banget dan gue lupa terakhir kapan gue berdiri di depan orang banyak dan berbicara. Ada sedikit pesimis dalam diri, apakah gue mampu? Apakah gue bisa mendeliver materi secara baik? Saat ini gue sudah terbiasa hanya untuk mengolah data, menganalisa dan kemudian lahirlah draft setelah proses beberapa kali review karena bos gue yang udah cinta mati sama perefeksionis, voila.. Bos gue dengan wajah sumringah nya mempresentasikan draft tersebut karena biasanya doi bisa nembak tepat sasaran ke departemen lain yang dianggap selama ini menghambat pencapaian KPI departmen gue. Iya, kerjaan gue hanya berhenti sampai draft saja. That’s it.

Ohiya, jasa pembuatan draft gue ini gak hanya digunakan oleh bos besar import (a.k.a expat) aja lho, tapi ada bos besar lokal (a.k.a group leader) dan juga bos cilik (a.k.a part leader). Dan gue memiliki kepuasan tersendiri sebagai penyusun draft, yaitu ketika purpose atau target yang diinginkan itu tepat kena sasaran. Artinya, apa yang gue buat ga sia-sia dan gue bisa senyum sendiri ngeliat departemen lain kebakaran jenggot gara-gara kena sentil, maklumin aja yaa bidang yang gue geluti adalah outgoing quality control sehingga dibutuhkan keterlibatan dan support dari beberapa department untuk mencapai kualitas yang diinginkan di market. Jadi, kalo bisa dibilang banyak minta ini itu, nuntut macem macem. Hehe.

Well sejujurnya, waktu ngeliat bos bos menyampaikan draft presentasi tersebut, timbul rasa egois dalam diri gue, harusnya gue tuh yang bawa kan gue yang buat. Dan kadang suka merasa gak puas aja kalo draft yang gue buat itu gak nyampe value nya ke participant, istilahnya melempem. Pernah ini kejadian sekali, dan gue langsung protes ke bos besar, karena ngerasa apa yang buat gue sia-sia.

Dan sampai akhirnya gue diberikan kesempatan buat berdiri dan berbicara di depan orang banyak lagi. Gue ngerasa excited lagi entah kenapa, kaya ketemu temen lama yang lost contact yang tetiba say hi aja. I know, I have to be well prepared, dan itu gue lakukan dengan mereview draft beberapa kali dengan bos gue atau pun sendiri, menyiapkan tools yang digunakan, feedback dari participant semacam pendapat mereka tentang materi, dan lain sebagainya.

Dan ini gue rasa menjadi one of my healing process, gue ngerasa hal yang sesimple ini bisa bikin gue bahagia, apalagi setelah membaca sekilas feedback dari participants, they really enjoy this training, ga terlepas yaa dari kekurangan selama process training nya dong ya. Dan gue sangat bersyukur ketika value apa yang ingin gue sampaikan, ternyata sampai ke participant.

Have a nice day and weekend yah!

1496367966649

1496368017101

Advertisements

25 thoughts on “Berbicara (lagi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s