. (2)

Gue gak tau lagi harus gimana. Gue capek. I am trully exhausted of this life. Gue cuma pengen ketemu jodoh gue titik. Dan kita bisa saling membahagiakan. Gak apa apa kan ya kalo gue sudah bilang, kita. Toh dia udah jelas jodoh gue. Yang belum jelas itu, siapakah dia, seperti apakah dia, dan apakah dia bisa menerima gue?

Saat gue tutup novel yang gue coba untuk baca lagi sebelum launching film nya, critical eleven, gue ngerasa kok bisa pas gini ya? Hows anya’s feeling gak jaun beda dengan apa yang gue rasakan saat ini. Gue berada di tempat yang gue juga ga tau ini tuh dimana sih, gue berusaha memindahkan semua kenangan dari memori otak gue yang udah overload karena sudah terisi delapan tahun lebih lamanya. Kebayang dong yaa. Disaat semua orang tahu yang dilakukan dia sangat jahat dan gue disugesti untuk tidak menerima dia sama sekali karena hal itu akan terulang lagi dan lagi jika gue memaafkan dan menerimanya kembali.

Everyone must know what I feel now. I trully hate him actually what he did to me. But i can’t refuse when our memory comes without permission on my mind. Its really hurt. Keluarga cuma tau kalo gue stabil, dan gue pun merasa juga gue stabil dan ketika gue tenggelam dengan projek kantor gue yang bikin gue pulang malem setiap hari, gue ga memikirkan apapun. Gue merasa sombong, i am totally fine.

Sampai akhirnya dia datang surprisingly. Dan pertahanan gue totally runtuh. Gue lemah. Gue kangen.

Dan pada saat gue tanya kenapa, Lo jawab dengan quote, jangan tanya kenapa. Karena itu hanya akan buat tambah sakit. Dan itu lo kutip dari perkataan atasan lo. Entah kenapa terdengar seperti escape reason buat gue. Dan menurut gue itu artinya lo ga pernah bisa tau letak kesalahan lo dimana itu bermula, lo ga belajar dari kesalahan yang fatal lo lakukan dan lo ga berani mengakui kesalahan.

Please dont say to me, “you have to move on yu”, “lelaki di dunia ini gak cuma dia”, “cara move on yang oke, cari yang baru”. Betapa gue pengen itu semua terjadi secara instan. But i believe yang instan itu gak baik sama hal nya kaya indomie. Tapi, gue juga mupeng ketika gue denger kisah move on maha dahsyat yang ada di sekitar gue. Minggu lalu, gue ke kondangan temen gue, dia pacaran lima tahun, dan putus dengan alasan cowoknya selingkuh, emang brengsek cowok yang cuma bisa main main sama hubungannya. Sebulan kemudian, dia ketemu lelaki dan setelah tiga bulan, he ask to marry him. What a so sweet story, siapa yang ga mupeng denger ceritanya. Di sudut hati gue, ada rasa iri, gue pengen ketemu jodoh gue secepat mungkin. Tapi, gue gak bisa maksa takdir gue. Gue pengen semua nya naturally happen dan gue ga pernah tau apa yang terjadi ke depan nya. Just do everything well and always has value on it. Fighting, ayyu!

Advertisements

15 thoughts on “. (2)

  1. Dear Ayu, I know it hurts and I can’t say anything but everything will be fine. I also cant give advice because I’m not in your shoes. But, you still young and there’s so many good men (indeed) and you still have so many chance to meet one of them. Don’t limit your wings. Just pray for the best. Pray hard as you can. Let everything flows with Allah’s plan. Don’t be sad, please keep positive and bright :).

  2. Sabar nduk…
    (Lelaki nggak cuma dia)
    Bener banget, tinggal mengikhlaskan dan merelakan masa lalu aja biar bisa muph on
    Semangat…
    Btw, mau ikutan grub WA blogger WP nggak. Yah, srlaun nyambung silaturohmi, juga buat muph on itu 🙂

  3. Aku pernah merasakan sakit hati yg serupa (padahal cm 8 bulan berhubungan dgn cowo brengsek itu). Jd memang mgkn ga sebanding dgb sakit yg km rasakan. Tp yg jelas, time will heal the pain. Waktu yg menyembuhkan luka. Meski ya dlm jangka waktu tsb, banyak istighfar dan baca doa spy Alloh redakan sakit hatiku. Rasa sakit semoga bs jd penggugur dosa pacaran dl. Abis ini insyaalloh km bertemu dgn the one yg ngajak nikah ya.

  4. “Gak apa apa kan ya kalo gue sudah bilang, kita. Toh dia udah jelas jodoh gue. Yang belum jelas itu, siapakah dia, seperti apakah dia, dan apakah dia bisa menerima gue?”

    Ngakak 😂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s