Gue Genit ?

Kadang gue suka heran tentang opini temen-temen gue yang bilang kalo gue itu genit, suka lirik-lirik plus gak bisa lama bertahan sama satu orang aja. Gue bingung aja, maksudnya apa coba ya mereka ngomong itu? Jelas, gue berhubungan sama kambing aja udah hampir lima tahun? Kurang apa coba gue setianya dan tahannya gue. Tapi, salah satu temen gue, tetep membantah nya. Menurut mereka, kalo gue udah tertarik sama satu pejantan, gue akan bisa dengan cepat dekat dengan orang tersebut. Tapi, mbok yaa itu kan naluri orang suka, jadi yaa gue coba deketin apa salahnya lah yaa.. hehe :p

Okay, ini emang postingan gak jelas, gue Cuma pengen share tentang beberapa kisah gue bisa deket dengan cepat seseorang pejantan berdasarkan naluri gue. Hehe :p

  1. Waktu SMK, gue inget banget. Waktu itu gue baru daftar masuk SMK, dan di ruang pendaftaran gue bertemu dia, gue Cuma ngeliatn dia sih dan dia ngeliat balik, dan gue kikuk. Hehe. Dan itu terjadi lagi pada saat gue tes masuk SMK tersebut, gue duduk persis di belakang dia dan gue tanpa sadar memperhatikan dia dan menyadari bahwa dia adalah orang yang sama dengan orang yang gue temui waktu pendaftran. Dan kita satu kelas. well, gue sebenernya bersyukur juga sih ketemu dia karena ternyata dia jadi sahabat gue waktu SMK, mungkin sekarang karena kita punya kesibukan yang berbeda (dia kerja dan gue kuliah) jadi kita gak kontak secara intens kaya zaman kita SMK dulu. Tapi, lo tetep sahabat cowok gue pertama.
  2. Kalo ini, pacar pertama gue. Cinta monyet emang bener kayanya. Haha. Karena Cuma bertahan 1 bulan kurang 1 hari aja. Semua nya berawal karena kita satu kelas, waktu itu kita sering belajar bareng dan dia sering nanya-nanya juga, gak tau deh ya itu modus apa bukan nya. Yaudah yang ini jangan dibahas lama-lama nanti gue galau. Haha
  3. Kaka kelas yang satu ini emang kharisma nya gak ada tandingannya broh, secara doi kakak kelas dan ketua OSIS. Waktu itu gue inget banget, salah satu motivasi gue masuk OSIS dan jadi ketua 2 nya yaitu adalah supaya gue bisa dilihat kakak yang satu ini. Kita deket sekitar 1,5 tahun dan kita suka saling tukar buku bacaan. Dan  menurut gue diantara semua cowok, cara kita deket ini yang paling intelek dan elegan. Nice memory and fyi kaka yang satu ini ternyata sudah menikah. Oh meeeennnn…  -.-“
  4. Pernah denger istilah the right person comes at the right time, ini yang gue rasakan saat gue bertemu kambing. Oke, walaupun kita mulai deket karena sebuah kebodohan yang gue lakukan. Jadi, waktu itu gue sekretaris kelas, otomatis kalo ada anak yang mau ijin harus ngomong sama gue dan surat ijin bisa menyusul. Sampai akhirnya, si kambing ini gak masuk sekolah, dan waktu itu kakaknya nelpon gue katanya doi lagi di UGD!! Otomatis gue berpikir, kalo orang di UGD pasti sakit parah dan identik dengan kecelakaan *korban sinetron*. Akhirnya, dengan PD nya gue umumkan ke seluruh kelas lewat speaker di tiap kelas, “mari kita berdoa untuk kesembuhannya kambing karena saya baru saja dapat kabar bahwa kambing kecelakaan. Alfaaaatihah…” Dan saat gue masuk kelas, temen gue bilang, yu tadi gue telpon kambing, katanya dia sakit TYPHUS bukan KECELAKAAN. Oke, gue langsung lemes karena gue telah menyebarkan berita hoax ke satu sekolahan. semenjak saat itu gue di-ceng-in (diledekkin) temen-temen gue dan kita jadi dekat. And he’s my beloved one until now J
  5. Selanjutnya, ada satu kakak senior yang gue kenal di kampus, gue beri nama kaka ini dengan kakak telur,  dan ternyata dia juga kaka kelas gue di SMK dan gue juga gak nyadar karena waktu SMK seluruh cowok diwajibkan rambut max 1 cm, jadi gue berasa liat makhluk yang sama, yaitu BOTAK! Oke, back to the topic, pertama kita ketemu itu di lab dasar computer waktu itu gue praktikannya dan dia asisten praktikumnya, gak tau aja asik liat mukanya dan ngebosenin. Haha *genitnya kumat*.  Awalnya sih, gue Cuma minta diajarin privat sama dia karena maklum aja ini, buat anak TPB (tahap persiapan bersama atau anak tingkat 1) merupakan salah satu mata kuliah yang dapat membuat TPB anda terseok-seok dan gue itu gak mau terjadi kepada gue, akhirnya gue minta diajarin terus sama kaka telur dan dia sabaaar banget ngadepin gue yang cerewet, banyak maunya, sama suka ngabisin makanannya dia. Hehe. Sampe akhirnya gue deket, dan gue berada di satu titik kebingungan antara milih kakak telur dan kambing…

Tapi, pada akhirnya gue tetep sama si kambing kok. Thank You Kambing, gue tau gue emang agak gak bisa diem dan rada bandel.. tapi, You’re the only one lah yaaaa, gak ada yang lain kok… *sambil lirik-lirik.. :p hahaha

Image

Advertisements

26 thoughts on “Gue Genit ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s