DAY 3 – A Memory

Suatu hari di warung tenda pecel ayam, gue masih inget sinar matanya dan bilang, “mungkin gue ga bisa menghapus kenangan lo sama dia selama 8 tahun kemarin, karena pasti banyak banget yang udah kalian lakukan bersama-sama, tapi gue pastikan untuk berusaha mengisi kenangan-kenangan bareng lo mulai dari sekarang”.

Walaupun tiga tahun kemudian, kami harus memutuskan untuk tidak melanjutkan hubungan ini, namun gue sangat berterimakasih karena dia yang berani dengan segala resikonya mengajak gue untuk melangkah dan melanjutkan hidup, serta membawa gue dari lubang keterpurukan saat itu. Dia yang pada akhirnya jadi sandaran gue disaat gue rapuh dan membuat gue bisa seperti sekarang ini, itu semua gak terlepas dari support dia.

Thank you ya for everything!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s