Saya Mengajukan Diri

Banyak dari kita mungkin takut untuk memulai sesuatu yang baru atau asing, termasuk saya. Namun, entah kenapa keinginan itu semakin kuat ketika ada job posting internal di perusahaan saya untuk sebuah perusahaan yang baru (masih satu manajemen, namun berbeda berbeda produk.

“ini produk baru loh yu, kamu yakin?”

“ayyu kenapa pindah ke sana? disana sibuk banget loh yu, maklum perusahaan start up, produk baru lagi”
“ayyu udah ga betah di sini, padahal baru 6 bulan loh disini”

Pertanyaan tersebut semakin sering saya terima menjelang semakin dekatnya saya dipindahkan minggu ini.Yah, ini keinginan saya, produk ini nampak familiar dengan background sekolah saya dulu, teknik telekomunikasi. Walaupun sejujurnya saya sudah nyaman dengan lingkungan kerja saat ini, namun entah kenapa ada yang membuat saya belum terpuaskan saat kerja disini, apakah perasaan yang saya alami sama dengan yang lain?

Well, adajuga beberapa teman bilang kalo saya ini istilahnya seperti, “naik sekoci” karena mungkin kondisi perusahaan saya saat ini memang kurang bagus, mungkin ini dampak dari kurs dollar yang terus melonjak, hingga para investor nampak kewalahan menghadapi margin keuntungan yang semakin turun, salah satu dampak nya perusahaan tempat saya bekerja harus men-delete satu departmen, dari jabatan paling atas hingga yang paling bawah, di bersihkan tanpa sisa. Miris saya mendengarnya, karena banyak teman satu batch saya which is kami baru 6 bulan disini turut menjadi korban ketidakstabilan perusahaan ini. Ada rasa takut dan panik terselip, tapi Allah sudah mengatur rejeki setiap hamba-Nya, tak perlu khawatir yu.

Sejujurnya, pengajuan diri saya ini sehari sebelum pengumuman pen-delete-an satu departemen tersebut, saya pun saat itu belum mengetahui tentang apa yang akan terjadi. Namun apalah artinya berkoar-koar tentang seseorang yang sudah memandang kita negatif, toh yang terpenting you have to be focus on your target, and this is one of your steps to reach your target, yu. Yang terpenting tetap tersenyum walaupun keadaan sepahit apapun, trust me it heals. Dan jangan lupa tetap berdoa dan semangat! Yakin suatu saat semua akan indah pada waktunya.

Advertisements

50 thoughts on “Saya Mengajukan Diri

  1. Semangat, semoga dimudahkan di tempat yg baru ya Yuuu. kalo diliat-liat emg genting bgt kondisi ekonomi skrg, di daerahku jg pelan-pelan karyawan udah di phk. cemas jg klo sampe Indonesia krismon kyk zaman dulu 😦

  2. Semangat terus! Mumpung masih muda. 😀 Biasanya kan staff-staff yg sudah berumur malah nggak ada yg mau dipindah ke unit baru. Mungkin buat mereka susah beradaptasi dengan suasana baru. Jadinya lah yang muda-muda yg masih punya semangat juang tinggi yg akhirnya turun. Tapi itu lumrah kok, sesuatu yg baru pasti diawali dari yang muda. 😀

  3. berpindah ke suatu tempat baru memang tantangan. saya pernah mengalaminya beberapa kali. dari yang belum berpengalaman pindah, awalnya seperti pindah dari tempat yang ramai ke tempat yang sepi, waktu itu perusahaan saya cukup besar, pindah ke perusahaan yg tidak lbih besar dari sebelumnya. bleng….seperti kehilangan banyak teman 😀

    *pernah baca artikel tentang who move my cheese. Bagus, coba cari yaks:), supaya kita bisa beradaptasi dengan situasi tertentu.

    *mau nulis banyak, nanti kebanyakan 😀

    cukup sekian dan terimakasih 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s