My First Mountain, Gunung Burangrang :)


puncaaaaak

Hello blog! Minggu tanggal 29 September 2013 kemarin untuk pertama kalinya gue naik gunung sodara-sodara. Whuaaa. It’s so excited! Haha. Awalnya, diajakkin dias, speak-nya anak-anak kontrakkan “kasepers” mau naik gunung, cuma yang gue tau anak-anak kontrakkan yang sekarang punya kesibukkan masing-masing yang padet banget ditambah kita yang emang udah resmi menjadi mahasiswa ehm.. tingkat akhir. Jadi, yaaa bisa disimpulkan bagaimana kesibukkannya lah yaa. Oke, waktu gue denger rencana itu sebenernya agak hopeless juga sih yaa, secara duit di akhir bulan menipis, tapi penasaran juga doong kaya gimana asiknya naik gunung. Target Gunungnya yaitu Puncak Gunung Burangrang di daerah CImahi, 2050 mdpl. Dan gak gue sangka rencana itu jadi, kami ber-9 orang fix berangkat untuk naik gunung yang katanya cocok didaki oleh pemula, terdiri dari 7 orang lelaki yaitu dias, harry, john, zaki, pras, fadlan dan apip, dan 2 perempuan imut yang gak bisa dianggep perempuan gue dan annas.

here we go

pendakian dimulai 🙂

Pendakian dimulai dengan berangkat dari kosan Fadlan jam 5 shubuh dan naik motor. Selanjutnya, kita berhenti di pos Komando, menurut rekomendasi dari blog-blog yang kita baca, pos ini merupakan pos yang paling sering dijadikan starting point untuk mendaki gunung ini karena jalannya cenderung landai dibanding pos yang dekat sekolah tinggi Polri. Well, diantara kita ber-9 emang belum ada yang pernah naik gunung ini sebelumnya dan kita hanya bermodal nekat untuk naik gunung ini. Dan bener aja, Kita nyasaaaar masuk ke arena latihan tembak Kopasus dan akhirnya kita balik lagi ke pos awal, nah pas mau masuk jalur mendaki, kami di hadang sama beberapa bapak kopasus, salah satu bapak dengan muka paling serem nanya, “kalian ngapain ke sini?”. “mau ngedaki ke puncak pak!”. Si bapak dengan muka garang, “kalian gak boleh naik gunung sekarang. Area nya mau dipake buat latihan tembak. Mau kalian kena peluru nyasar?”. Asli waktu denger pertanyaan bapak tentara itu langsung lemes dooong. Yah, gimana niatnya mau have fun malah diancam sama peluru nyasaar coba -.-“ Namun kita gak nyerah, kita balik lagi ke pos awal starting point tadi dan kita minta kejelasan sama petugas perhutani disana, masa iya kita gak boleh naik puncak nya sih. Akhirnya, kita diantarkan sama bapak petugas perhutani buat ngelewatin jalur yang diperbolehkan. Fyuuuh, sempet nanya beberapa kali sih, apakah jalur ini aman dan jauh dari arena latihan tembak kopasus karena ngeri juga lah yaa kena peluru nyasar :3

nyasaaar

nyasar ke area latihan tembak kopasus -.-

Dan kami pun bisa melanjutkan perjalanan mendaki gunung Burangrang. Diawal pendakian bisa dibilang lancar jaya, walaupun satu jam pertama diwarnai dengan insiden nyasar mentok jurang. Haha. Maklum lah ya, ini judulnya mendaki gunung modal nekat. :p Namun, Alhamdulillah kami menemukan jalur yang benar yaitu menuju puncak. Jadi,kita ber-9 ini bukan anak gunung, jadi yaa semua referensi kita naik gunung ini kalo gak dari blog-blog dan nanya-nanya temen yang udah pernah naik gunung. Menurut salah satu referensi kita, Gunung Burangrang ini merupakan gunung yang cocok untuk para pemula yang ingin mendaki gunung karena lintasan nya yang LANDAI. Nah! Jadi kita ber-9 begitu semangat lah ya denger kata Landai artinya kita yang pemula ini bisa dong ya naik ke puncak. Well, track awal pendakian memang cukup landai, namun makin ke atas dan ke atas, bagi saya yang jarang banget olahraga, track nya cukup menguji fisik dan mental gue untuk menaklukkan puncak ini. Haha. Lebay sih. Tapi, emang itu yang gue rasakan dan jujur ya sempet ditengah ngerasa gak sanggup buat mendaki lagi karena kaki yang emang udah lemes banget, namun dalam hati gue selalu bilang, kalo gue gak boleh kalah, gue pasti bisa! Dan mereka selalu nyemangatin gue buat terus jalan. thank you so much guys :’)

gak boleh nyerah!

pokoknya gak boleh nyerah!

with dyas

ini yang ngajakin kebo buat naik gunung, Thank you dias 🙂

Dan akhirnya sampai ke puncaaaaaaaaaaaaaaaaak!!!! Seneng bangeeeeettttt! Mungkin bagi pendaki yang udah pro, Gunung Burangrang gak ada apa-apanya, tapi bagi gue ini adalah hal yang menakjubkan buat gue, karena gue ternyata bisa menginjak Puncak gunung ini. Terimakasih banget buat yang memberikan kesempatan gue untuk ikut ke dalam perjalanan yang gak akan gue lupakan. Dan sampai di puncaaaaaak 😀 *lutut lemes*

hello burangrang

welcome at Puncak Burangrang :’)

ber-9 at puncak burangrang

Happy birthday lek 😀

kebo di puncak

keboo :3

*Photo was taken from Apip :)*

Advertisements

45 thoughts on “My First Mountain, Gunung Burangrang :)

  1. tangkuban perahu itu gunung bukan?
    saya baru naik itu doank…. 😀

    pengalam seru… dan nggak kebayang senengnya pas sampe di puncak

  2. kalu daku bilang sih, belom 3000m itu bukan gunung.. pernah kesana, dan kebanyak iya jadi tempat latihan kopasus.. hatihati aja kena peluru nyasar, tapi kebanya peluru karet kog, biar gitu sakit juga..

      • sebab pernah ada kejadian tukang kayu kena peluru nyasar, padahal udah dikasih tahu, kan gunung itu gede, ada radiusnyalah.. si bapak tukang kayu ngeyel ya kena dong.. tapi ga diperpanjang urusannya kan diobatin juga, lumayan kenanya di sekitar kuping..

  3. Sekalinya gue maen ke Burangrang malah nyeker dari sekolahan, digiring sama guru pencak silat.
    Coba nanti levelnya dinaikin, ke Tangkubanparahu. Lewat Villa Istana Bunga, dijamin pemandangannya lebih kece. 😀

  4. Sya waktu diklatsar PA, salahsatunya digojlok disini, spot yg cukup mengasyikkan namun penuh kewaspadaan..

    wajar nyasar ketmpt latihan Kopassus krn memang Burangrang berdekatan dgn Situ Lembang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s