Thank you for be there for me :’)

BIsmillah..

Tulisan ini untuk seseorang yang telah menggoreskan cerita yang panjang selama kurang lebih 4,5 tahun dalam hidup saya.

Sebenernya masih takut untuk nulis tentang ini, masih takut air mata ini jatuh lagi dan lagi untuk kesekian kali nya. Ketika ternyata hal yang saya jalani dengan ikhlas dan tulus harus dihadapi dengan kenyataan bahwa saya dibohongi oleh seorang lelaki yang tidak pantas disebut lelaki. Lelaki yang dengan perkasa nya mengumandangkan kepencundangan nya, tanpa tau menghargai wanita.

Ya Allah.. hati ini terlalu rapuh untuk mengetahui apa fakta yang sebenarnya terjadi, dalam waktu yang sama dijatuhkan dan dibanting ke jurang yang terdalam. Namun, saya hanya bisa termenung, apakah ini teguran-Mu? Inikah benar pertanda-Mu?

Ya Allah, memang hari ini terlalu sakit hati ini. Terlalu cengeng hari ini. Terlalu sensitive hari ini. Ya Allah aku mungkin terlalu jauh darimu, apakah diri-Mu cemburu ya Allah? Apakah aku mungking terlalu jauh dari mu, sehingga engkau menampar ku untuk menyadarkan ku agar aku tak berpaling dari-Mu lagi dan lagi?

Terimakasih ya Allah.. untuk mengahadirkan orang-orang terhebat yang hadir untuk diri ku, padahal diriku telah membuat-Mu cemburu, namun tetap saja Engkau berbaik hati untuk tetap membuat hati ini tidak sendirian disaat saya sedang terpuruk. Mamah , bapak, nurul yang selalu bisa membuat saya kuat dan membuat saya termotivasi untuk segera lulus dan mencari pengalaman yang lebih hingga tiba saatnya. Love you and miss you 😦 . Ami, sahabat terbaik sepanjang masaaa, selalu ada disaat saya lagi kaya gini. Anak kosan demang 137, terimakasih telah menampung air mata saya dan membuat saya bisa tertawa lagi. Ibu kosan yang menjadi pengganti ibu di bandung, makasih yaa bu atas nasihat nya, it’s so deep! Pak Menteri pengmasy kece saya, yang memotivasi saya untuk selau menjadi sosok yang memberi banyak kebermanfaatan untuk masyarakat, serta teman-teman girls night gue, beki dan amma.. miss you walaupun kita terpisaaaah…

 Mungkin ego dan emosi ini masih tak terbendung, namun satu hal yang saya tahu, saya akan belajar ikhlas. ikhlas ya yuk! cheer up \m/

Advertisements

18 thoughts on “Thank you for be there for me :’)

  1. Itulah kehidupan, manis akan terasa kalo kita udah pernah ngalami pahitnya. Sabar yah, tetap optimis! Kehidupan itu gak ada yang langsung *tring!* enak, nikmat, bahagia.

  2. Dibohongi ???

    4.5 tahun serasa lewat….

    memang kebohongan pasti akan terbongkar, akan lebih menyakitkan kl kebohongan ini terbongkar di tahun ke 5, dan lebih-lebih lg kl di tahun ke 7 dan seterunya….. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s