[Posting SAMPAH] tersesat? terjebak? whatever

oke, kali ini postingan SAMPAH, jadi gue memberi peringatan kepada blogwalker, kalo baca postingan ini bisa berakibat ikutan kesel, bete, pengen maraaah :3

gue nulis ini karena gue jujuuur banget lagi kesel sama suatu sosok pria, anggap saja namanya kambing. kambing ini menyebalkan akhir-akhir ini, Oke, gue akan bercerita kalo kambing ini yang katanya mau jadi future husband kebo kelak, entah darimana asal keyakinan itu, tapi itu yang terucap. dan dengan sukses gue percaya dan yakin sama omongan kambing. Dan kini gue merasa terjebaaaak.

Semenjak kuliah dengan beda kampus, kita berkomitmen untuk tidak saling membatasi kegiatan maing-masing. Dan pada awalnya, gue akui kalo gue emang ngambil kegiatan yang lebih banyak dibandingkan dia, malah waktu untuk seekor kambing itu berkurang berimbas pada gue yang mulai agak kurang punya waktu buat kita berdua waktu itu. dan itu berdampak protes dan demo kambing karena gue lebih mentingin kegiatan gue yang bejibun(read:banyak). Tapi, gue mencoba untuk merubah untuk menjadi lebih peduli dengan menyempatkan bertemu atau sapa si kambing setiap hari. dan gue bereksperimen, Sekali, dua kali bahkan sampe gak keitung lagi berapa kali, gue sengaja gak sms atau menghubungi kambing duluan, dan lo tau? gak ada sms atau calling dari si kambing.. aaaaah. nyebelin lah.

Dan gue merasa terjebak di dunia dimana gue harus mati-matian menyempatkan waktu buat dia dan gue mengenyampingkan hubungan gue dengan teman-teman gue di kampus. Dan apa yang gue dapet, sebuah pernyataan “gue juga butuh waktu sama temen-temen gue”. Ini gak fair buat gue, saat gue lagi asik sama temen-temen gue, lo tarik gue sama dunia lo itu, tapi ketika dunia lo udah penuh dengan teman-teman yang asik buat lo, gue dipersilahkan untuk kembali ke dunia gue yang sepi. Terimakasih buat cara lo yangn indah ini! NICE :3

fffffuuuuuuuuuuuuuuu!!!!!!!!!

fffffuuuuuuuuuuuuuuu!!!!!!!!!

Advertisements

41 thoughts on “[Posting SAMPAH] tersesat? terjebak? whatever

  1. Kalau kata Zie,
    “Huah!! Emang tuh cowok!! Brengsek banget! Mana orangnya mbak,kebo? sini gue hajar!! Gue sembelih habis tu gue sate! Biar tahu rasa tu kambing, jadi nggak sewenang-wenang gitu lagi sama cewek! Jadi cewek kudu kuat mbak! Jangan mau jadi bulan-bulanan terus! Kalau perlu putusin aja cowok kaya gitu! Kaya nggak ada cowok lain aja!”

    Kalau kata Sam sih :
    “Yah, kalau ibarat makanan sih, anggap aja merica atau cabe yang bikin pedes sebuah hubungan. Bumbunya gitu. Kalau sebuah hubungan manis mulu kan nggak seru,mbak. Sekali-kali perlu sensasi berbeda biar nggak bosen.
    Ya udahlah,mbak. Santai aja. Dibawa tenang aja dulu, biar nanti enak mikirnya. Kalau maksa bertindak kalau lagi emosi gini malah nambah masalah lho ntar…. Ademin dulu yuk kepalanya? Sambil makan es krim,”

  2. semestinya kakak sadar sebelum itu terjadi kalau.. si Dia itu nanti dululah kalau sudah siap (siap nikah maksudnya), yang terpenting itu temen, keluarga, dan hobi. kalau di si Dia diladeni banyak maunya terus ngabisin waktu lah, ngambil waktu yang semestinya waktu itu dipakai untuk bersama temen keluarga dll

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s