ISI HATI saat…

Ketika lo sukses, apakah cara untuk meraih kesuksesan itu melewati jalan-jalan yang diridhoi Allah atau tidak? itu perang batin yang terjadi dalam diri gue. Selama kuliah ini sih, alhamdulillah belum pernah gue ujian nyontek, yah walaupun nilai mah pas-pasan. Tapi, bukan berarti gue sombong atau apa, cuma gue ngeri aja sama pertanggung jawaban yang akan gue hadapi nanti, setelah gue melakukan hal yang sebenernya udah jelas salah.

Miris aja, ketika kita di tingkat akhir, dengan santai nya menggunakan cara-cara tersebut, lulus yang lo persembahkan buat orangtua kita. ternyata, hal tersebut bukan murni dari kemampuan diri kita alias PALSU. jadi, selama apa kita harus bohongin orangtua kita? sampe punya anak? sampe orangtua menutup mata dan gak tau apa-apa?

sebenernya, apa sih yang kita cari? gue jadi inget salah satu perkataan dosen gue, “kalo yang kamu cari hanya nilai, maka kamu akan hanya mendapat nilai itu, selebihnya TIDAK”. nilai disini gak cuma punya arti sempit tapi, bisa jadi kedudukan, harta, martabat dan sejenisnya bersifat duniawi. Jadi, luruskan niat kita. Misalkan emang kita gak bisa mengahadapi ujian dengan maksimal, artinya usaha kita belum maksimal, bukan berarti cara untuk membuat maksimal dengan jalan yang sejujurnya bikin gue miris.
*uneg-uneg saat jaga UTS di kampus*

Advertisements

5 thoughts on “ISI HATI saat…

  1. Nilai {angka} bukan penuntu segalanya dalam hidup. Tapi keberkahan sangat menentukan Nilai-nilai yang kita peroleh

    Saya mending milih nilai bagus tapy gak nyontek daripada nilai jelek nyontek
    *GJ

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s